Nama Mataram Jaya diambil dari dua kata:
Mataram: Merujuk pada asal-usul mayoritas penduduk awal yang merupakan transmigran dari Pulau Jawa (terutama Jawa Tengah dan Yogyakarta), yang secara historis merupakan wilayah Kerajaan Mataram. Ini melambangkan identitas dan budaya yang dibawa dari tanah leluhur.
Jaya: Berarti kejayaan, kesuksesan, atau harapan agar desa ini menjadi tempat yang makmur dan memberikan kesejahteraan bagi penduduknya.
Desa ini awalnya terbentuk melalui program transmigrasi pemerintah pada era 1980-an (sering disebut sebagai unit pemukiman transmigrasi atau UPT). Para pionir datang untuk membuka lahan hutan menjadi kawasan pertanian dan perkebunan.
Transformasi besar terjadi ketika wilayah Mesuji Raya (dahulu masih bagian dari Kecamatan Mesuji) mulai berkembang menjadi sentra perkebunan kelapa sawit dan karet.
Banyak warga Mataram Jaya yang menjadi petani plasma maupun mandiri.
Sektor perkebunan inilah yang menjadi tulang punggung ekonomi desa hingga saat ini.
Dahulu, Mataram Jaya berada di bawah naungan Kecamatan Mesuji. Namun, seiring dengan pertumbuhan penduduk dan kebutuhan administrasi, desa ini kini menjadi bagian dari Kecamatan Mesuji Raya setelah dilakukan pemekaran wilayah di Kabupaten OKI.